Rabu, 10 Februari 2010

Gigi (1)

Ini bukanlah grup band Gigi yang terkenal itu.
Tapi ini tentang gigiku.
Aku terlahir dengan susunan gigi yang kurang sempurna. Bentuknya kecil kecil dan tidak rata. Tapi tidak mrongos kok, hahaha. Bunda pernah cerita saat dia mengandung diriku, bunda kurang minum kalsium. It's okay bagiku. Tidak pernah kusesali hal itu terjadi.
Ini cerita tentang gigiku....
Aku kehilangan separuh gigiku saat aku SD kelas 6. Saat itu ada tutor. Dengan semangat 45 aku berangkat. Setelah sampai di sekolahan, seperti biasa aku bermain main dulu. Namun kemudian hujan mengguyur Klaten. Aku dan teman temanku berhenti main. Waktu terus berjalan, hujan masih turun dan guru tidak datang.
Akhirnya aku dan teman teman memutuskan untuk bermain kembali di lapangan basket dalam suasana hujan. Saat itu memang hujan deras dan kita bermain basket. Aku berlari ke sana kemari dengan riangnya.
Namun sial, dalam suatu kesempatan, aku bertabrakan dengan temanku dan jatuh dengan posisi mulut duluan mencium kerasnya lapangan basket. Aku melanjutkan mainku, namun ada yang aneh. Aku merasakan ada rasa darah dan terasa perih di mulutku.
Aku pun lari ke ruang UKS dan berkaca.
Whaaaaaaaaaaaaaat ????
Gigiku ternyata patah separuh tepat gigi depan. Aku lari lagi ke lapangan, seluruh teman temanku aku suruh cari potongan gigiku yang hilang, ga tau apa yang ada dalam pikiranku saat itu. Kebetulan aku ketua kelas, jadi semua teman temanku ikut aja perintahku. Namun apa daya, separuh gigiku hilang entah kemana.
Itulah saat aku kehilangan separuh gigiku dan aku dipanggil Gempil, sampai gigiku aku sambung kembali lulus SMA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar